Mei 24, 2013

Lucky (Jazon Mraz feat. Colbie Caillat)


Do you hear me
你能听到吗
I'm talking to you
我在对你讲话
Across the water
越过水池
Across the deep blue ocean
越过深蓝色海洋
Under the open sky
在广阔的天空下
Oh my and baby I'm trying
我的宝贝,我正在尝试
Boy I hear you in my dreams
我在睡梦中听到你的声音
I feel your whisper across the sea
你的低吟越过海洋到达我的耳边
I keep you with me in my heart
我的心中一直在想念你
You make it easier when life gets hard
是你让枯燥的生活变得快乐
Lucky I'm in love with my best friend
我很幸运我爱上了我最好的朋友
Lucky to have been where I have been
幸运我所经历过的一切
Lucky to be coming home again
幸运又能回到家
Ohhhohhhohhhohhohhohhhohh
哦~~~~~~~~~~~~
They don't know how long it takes
他们不知道过了多久
Waiting for a love like this
等待这样的爱
Every time we say goodbye
每次我们说再见
I wish we had one more kiss
我都希望能再来一个吻
I wait for you, I promise you I will
我向你保证会等你,一定
Lucky I'm in love with my best friend
我很幸运我爱上了我最好的朋友
Lucky to have been where I have been
幸运我所经历过的一切
Lucky to be coming home again
幸运又能回到家
Lucky we're in love in every way
幸运我们相爱
Lucky to have stayed where we have stayed
幸运我们所停留的地方
Lucky to be coming home someday
幸运某天回到家
And so I'm sailing through the sea
我在大海上扬帆
To an island where we'll meet
去我们约定相见的一个海岛
You'll hear the music fill the air
你会听见那飘荡在空中的音乐
I'll put a flower in your hair
我会在你头上插上一朵花
Though the breezes through the trees
微风掠过树梢
Move so pretty, you're all I see
你在我眼中是如此可爱
As the world keeps spinning around
以至于整个世界都在旋转
You hold me right here right now
这一刻你紧紧抱住我
Lucky I'm in love with my best friend
我很幸运我爱上了我最好的朋友
Lucky to have been where I have been
幸运我所经历过的一切
Lucky to be coming home again
幸运又能回到家
Lucky we're in love in every way
幸运我们相爱
Lucky to have stayed where we have stayed
幸运我们所停留的地方
Lucky to be coming home someday
幸运某天回到家
Ohhhohhhohhhohhohhohhhohh
Ohhhohhhohhhohhohhohhhohhohhohhohh

Mei 01, 2013

Oogoe Daiyamondo - JKT48

Intro: A Bm Em A Bm Em A

D Bm
Berlari aku mengejar bus itu
G A
ku ingin ungkapkan kepada dirimu
G F# Bm Em
kabut dalam hatiku telah menghilang
A D
Dan ku melihat hal yang penting bagiku
F#m Bm
walaupun jawabannya begitu mudah tuk keluar
F#m Bm
tapi entah mengapa terlewatkan olehku
Em F#m
untukku menjadi diriku sendiri
G A E7
ku harus jujur, terhadap perasaanku

Reff:
Bb C
Ku suka, dirimu ku suka
Am Dm
ku berlari sekuat tenaga
Bb C
ku suka, selalu ku suka
Am Dm
ku teriak sebisa suaraku
Bb C
ku suka, dirimu ku suka
Am Dm
walau susah untukku bernapas
Gm A
tak akan ku sembunyikan
D#m D C
oogoe daiyamondo

A Bm Em A Bm Em A

D Bm
ketika kusadari sesuatu yang hilang
G A
hatiku pun resah tak bisa menahan
G F# Bm Em
sekarang juga yang bisa ku lakukan
A D
merubah perasaan ke dalam kata kata
F#m Bm
mengapa sejak tadi aku hanya menatap langit
F#m Bm
mataku berkaca kaca, berlinang tak terhenti
Em F#m
di tempat kita tinggal di dunia ini
A D
penuh dengan cinta, kepada seseorang

Reff 2 :
Bb C
Ku yakin, ohh ku yakin
Am Dm
janji tak lepas dirimu lagi
Bb C
Ku yakin, ohh ku yakin
Am Dm
akhirnya kita bisa bertemu
Bb C
ku yakin, ohh ku yakin
Am Dm
ku akan bahagiakan dirimu
Gm Am
ku ingin kau mendengarkan
Bb C
oogoe daiyamondo
Dm F Gm
Jika jika kamu ragu, takkan bisa memulai apapun
Dm F Gm
ungkapkan perasaanmu, jujurlah dari sekarang juga
E Dm
jika kau bersuara…
Am Am D
cahaya kan bersinar
C
Ku suka, dirimu ku suka
Am Dm
ku berlari sekuat tenaga
Bb C
ku suka, selalu ku suka
Am Dm
ku teriak sebisa suaraku
Bb C
ku suka, dirimu ku suka
Am Dm
sampaikan rasa sayangku ini
Bb C
ku suka, selalu ku suka
Am Dm ku
kuteriakkan ditengah angin
Bb Dm
ku suka, dirimu ku suka
Am Dm
walau susah untuk ku bernapas
Gm Am
tak akan ku sembunyikan
Bb F
oogoe daiyamondo
Bb
Katakanlah dengan berani
A
jika kau diam kan tetap sama
Bb
janganlah kau merasa malu
A
“Suka” itu kata paling hebat!
Bb
“Suka” itu kata paling hebat!
A
“Suka” itu kata paling hebat!
G Bb Am Bb C Dm Gm Dm Gm
ungkapkan perasaanmu, jujurlah dari sekarang juga

Makalah Bahasa Indonesia


KEUNIKAN GAYA PACARAN REMAJA JEPANG DIBANDING
GAYA PACARAN REMAJA INDONESIA





Makalah ini disusun sebagai pengganti nilai Mid semester II Bahasa Indonesia



Oleh
Shafrina Ully Zulkarnain
NIS 119864
                                      






SEKOLAH MENENGAH NEGERI ATAS 1 BATANG
TAHUN PELAJARAN 2012-2013


PRAKATA

Peneliti senantiasa mengucapkan rasa syukur atas  berkat rahmat Allah Swt. yang telah mempermudah peneliti dalam menyelesaikan makalah ini. Peneliti menyadari sepenuhnya bahwa berkat kemurahan hati banyak pihak memungkinkan makalah ini bisa terwujud. Oleh karena itu, perkenankan peneliti mengucapkan terima kasih dengan iringan doa semoga kemurahan hati itu mendapat balasan yang lebih baik dari Allah Swt.
Ucapan terima kasih peneliti sampaikan kepada Adi Prasetyo, S. Pd. M.Pd yang telah membimbing, membantu, dan mengarahkan hingga makalah ini terwujud.
Seluruh keluarga yang tidak pernah lelah memberikan motivasi dan doa sehingga makalah ini dapat selesai. Peneliti  mengucapkan terima kasih.
Teman-teman senasib dan seperjuangan di SMA Negeri 1 Batang, Gilang, Alip, Shelma, Shahnaz yang selalu mendukung dan bekerja sama dalam suka duka mewarnai hari-hari belajar di sekolah. Widhi Prasetia Nugraha orang  yang tidak kenal lelah berdoa untukku.
Akhir kata, peneliti berharap semoga makalah ini bermanfaat kepada siapa saja yang membacanya.
Batang, April 2013

 Peneliti



KEUNIKAN GAYA PACARAN REMAJA JEPANG DIBANDING
GAYA PACARAN REMAJA INDONESIA

Shafrina Ully Zulkarnain


SARI


Gaya pacaran di berbagai negara itu berbeda-beda. Di Jepang misalnya, memiliki keunikan yang sangat berbeda dengan di Indonesia. Sebenarnya gaya pacaran itu sesuai individu masing-masing. Kita dapat menerapkan gaya pacaran darimana saja, asal pasangan kita juga mau. Tanpa ada pemaksaan diantara pasangan kekasih.

Kata kunci: pacaran, remaja jepang, indonesia, unik



PENDAHULUAN
            Pacaran adalah sebuah kata yang sering diartikan sebagai perilaku anak – anak remaja dalam menjalin sebuah hubungan yang dilandasi dengan perasaan suka satu sama lain. Menurut Wikipedia.com, pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Pada kenyataannya, penerapan proses tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya. Manusia yang belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan memenuhi persyaratan menuju pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi yang semestinya tidak mereka lakukan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga, 2002:807), pacar adalah kekasih atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta-kasih. Berpacaran adalah bercintaan; (atau) berkasih-kasihan (dengan sang pacar). Memacari adalah mengencani; (atau) menjadikan dia sebagai pacar. Sementara kencan sendiri menurut kamus tersebut (lihat halaman 542) adalah berjanji untuk saling bertemu di suatu tempat dengan waktu yang telah ditetapkan bersama.
Tradisi pacaran memiliki variasi dalam pelaksanaannya. Dimulai dari proses pendekatan, pengenalan pribadi, hingga akhirnya menjalani hubungan afeksi yang ekslusif. Pembedaan tradisi dalam pacaran, sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut oleh seseorang. Berdasarkan tradisi zaman kini, sebuah hubungan dikatakan pacaran jika telah menjalin hubungan cinta-kasih yang ditandai dengan adanya aktivitas-aktivitas seksual atau percumbuan.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Di Jepang, gaya pacaran para remajanya memiliki keunikan tersendiri daripada gaya pacaran remaja pada umumnya di Indonesia. Ada beberapa hal yang bisa kita ambil sebagai sisi positif. Ada juga yang harus kita buang karena itu kurang sesuai. Semua itu tergantung individu masing-masing. Ini hanya gaya pacaran dari dua negara yang berbeda.
Pada saat momen penembakan (dalam bahasa jepang Kokuhaku) di Jepang, seorang pemuda biasanya akan mengajak teman perempuannya berjalan-jalan bersama teman-temannya. Dia akan mengungkapkan perasaannya terhadap perempuan tersebut setelah pulang dari jalan-jalan. Dia hanya akan mengatakan suka bukan cinta.
Di Indonesia, terdapat bermacam-macam cara dalam mengungkapkan perasaan. Cara paling mudahnya yaitu hanya melalui SMS. Biasanya itu dilakukan oleh pemuda yang tinggalnya berjauhan dari orang yang disukainya. Bisa saja mereka beda kota, provinsi, pulau, maupun negara. Pemuda tersebut akan mengirimkan SMS menggunakan kata-kata yang romantis. Sehingga si perempuan akan merasa terbang saat membacanya.
Ada juga yang mengungkapkannya melalui telepon. Si pemuda akan menelpon perempuan itu. Ia mengatakan kata-kata cinta yang akan membuat si perempuan terbang melayang. Hal ini lebih baik dilakukan daripada hanya lewat SMS saja. Karena telepon lebih mengeluarkan biaya.
Selain itu, pemuda yang gentleman akan mengungkapkan perasaannya langsung di hadapan si perempuan yang ia cintai. Pemuda yang melakukan hal tersebut, hanya butuh kata-kata yang simpel namun mengena. Tanpa perlu kata-kata yang panjang lebar. Akan lebih gentle lagi apabila ia melakukannya di depan banyak orang.
Ada hal unik lain ketika penembakan di Jepang. Di sini si gadis juga tidak akan segan-segan untuk menyatakan perasaannya. Hal ini sudah sangat wajar di sana. Jadi, kita sebagai gadis tidak selamanya harus menunggu. Kita juga dapat menembak si pemuda terlebih dahulu.
Anehnya, hal ini tidak berlaku di Indonesia. Si gadis tidak memiliki kemampuan untuk mengutarakan perasaannya terlebih dahulu. Dia hanya bisa menunggu. Ada beberapa alasan yang menyebabkan hal itu terjadi. Pertama karena dia merasa gengsi. Kedua, masih sangat jarang ditemukan jika ada gadis yang mengutarakan perasaannya terlebih dahulu.
Di Jepang pasangan pemuda-pemudi tidak pernah menggunakan kata aishiteru (cinta). Mereka hanya menggunakan kata daisuki (suka) kepada pasangannya. Kata aishiteru hanya digunakan oleh pasangan yang sudah memutuskan akan melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Jadi, remaja di sana hanya menggunakan kata daisuki terhadap pasangan mereka.
Penggunaan kata cinta sangat marak di Indonesia. Para pemuda biasanya merayu pacar mereka dengan kata “aku sangat mencintaimu”. Ada juga yang mengatakan “maukah engkau menjadi bidadari manisku yang selalu menemani dan mengisi hatiku?”. Lalu, ketika cintanya diterima, status hubungan pada jejaring sosialnya akan langsung berubah menjadi berpacaran.
Ketika baru saja menjadi pasangan, pemuda Jepang akan mengajak pacarnya untuk kencan pertama di sebuah restaurant mewah. Kalau kencan-kencan selanjutnya bisa dimana saja. Sedangkan di Indonesia, tergantung orangnya. Ada yang mungkin sama dengan di Jepang, ada juga yang hanya biasa-biasa saja. Tidak jarang yang merayakannya bersama teman-teman. Kebanyakan perempuan yang baik akan menerima hal itu.
Saat akan keluar bersama, si pemuda tidak akan menjemput pacarnya seperti di Indonesia. Mereka akan bertemu di stasiun kereta. Karena kebanyakan masyarakat di sana menggunakan kereta sebagai alat transportasi. Saat pulang pun, si pemuda hanya akan mengantar sampai di stasiun. Setelah itu meraka akan berpisah di sana. Si pemuda baru akan mengirim pesan setelah ia sampai di rumah.
Beda dengan di Indonesia. Di sini para pemuda akan menjemput pacarnya di rumah. Selain itu ada juga yang main sembunyi-sembunyi saat akan berkencan (backstreet). Mungkin mereka pacaran namun tidak direstui. Tidak jarang mereka menerapkan budaya remaja Jepang.
Urusan makan berdua, beda lagi. Kalau di Indonesia, si pemuda akan membayarkan makanan  pacarnya. Bisa dibilang, setiap kali mereka makan, wajib hukumnya untuk pemuda membayar makanan tersebut. Tak jarang si pemuda juga harus membayarkan apa saja yang pacarnya beli.
Asyiknya di Jepang, mereka mengenal istilah betsu betsu (bayar sendiri-sendiri). Mereka membayar sendiri-sendiri makanan yang mereka beli. Dalam artian, ketika mereka makan berdua, si pemuda tidak akan membayarkan makanan yang dibeli pacarnya. Kebiasaan itu bisa saja tidak sepenuhnya berlaku. Kita boleh saja membayarkan makanan yang dibeli pacar kita, namun suatu hari mereka akan bergiliran membayarkannya. Bisa dikatakan pacaran seperti ini sangat hemat.
Selain hal tadi, di Jepang mereka tidak akan mengenalkan pasangan ke orang tua. Hal itu hanya dilakukan jika mereka sudah benar-benar serius. Biasanya, pasangan yang sudah memutuskan akan menikah, baru akan mengenalkan pasangan kepada orang tua masing-masing. Semua itu sudah menjadi kebiasaan mereka sejak dahulu.
Sedangkan di Indonesia, si pemuda akan mendatangi rumah pacarnya. Di sana ia akan berbincang-bincang dengan orang tua si pacar. Hal itu dilakukan untuk mengakrabkan diri dengan orang tuanya. Cara itu juga untuk mencari simpati dari kedua orang tuanya agar mendapat restu. Itu semua dilakukan oleh pemuda yang bisa dibilang serius dengan hubungan mereka.
Di Jepang, para pemuda lebih sering menyatakan perasaannya dengan sebuah tindakan. Bukan kata-kata bualan saja. Hal itu mereka lakukan karena perbuatan lebih terlihat nyata daripada hanya kata-kata. Akan tetapi hal itu tidak berlaku di Indonesia. Sedikit sekali pemuda yang mengekspresikan cintanya melalui sebuah tindakan. Mereka lebih sering membual dengan kata-kata.
Remaja Jepang memiliki etika ketika berpacaran. Mereka akan menganggap remeh orang yang saat berpacaran namun masih menjaga virginity-nya. Jadi, mereka memiliki ketentuan ketika berpacaran mereka harus melakukan seks bebas dengan kekasihnya. Pergaulan remaja di Jepang dapat dikategorikan sebagai pergaulan yang sangat bebas, namun mereka masih menganut tradisi kuno Jepang yang dikenal cukup disiplin.
Sedangkan di Indonesia, masih beragam sekali etika ketika berpacaran. Banyak remaja yang masih memiliki sopan santun. Minimal mereka berpacaran secara sehat. Artinya tidak melakukan seks bebas. Namun tak jarang yang sudah  melenceng dari budaya timur.
            Di Jepang, para murid Sekolah Menengah Atas banyak dibatasi oleh peraturan orang tua dan sekolah mereka jika menyangkut soal pacaran. Ini wajar, tapi sebuah survei menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga dari siswi SMA sekarang diberi aturan ketat justru oleh pacar mereka sendiri. Sebuah organisasi nirlaba yang banyak menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga, Women Net Kobe, mewawancarai 2,600 perempuan dan 1,800 laki-laki siswa Sekolah Menengah Atas selama dua tahun terakhir ini dan menemukan bahwa banyak sekali hubungan asmara remaja yang ternyata melibatkan kekerasan, pemaksaan dan berbagai macam aturan.
Dalam survei itu, 33% pelajar perempuan mengatakan bahwa pacar-pacar mereka memberlakukan banyak larangan kepada mereka. Pelarangan ini termasuk pacar yang meminta mereka tidak pergi jalan dengan teman-teman lainnya, membatasi waktu mereka untuk bisa pergi keluar rumah dan menghapus nomor teman-teman dari ponsel mereka. Survei tersebut juga menemukan bahwa 27% dari siswa perempuan ternyata mengalami kekerasan psikologis seperti pelecehan verbal (intimidasi, ancaman, gertakan dan lain-lain). Selain itu, 15% mengalami kekerasan fisik dari pacar mereka, seperti ditampar atau dipukul.
Jika dilihat dari pengalaman puluhan tahun dari orang-orang sebelum kita, kalau hubungan tidak sehat seperti ini terus dilangsungkan sampai ke pernikahan, bisa dipastikan sang wanita-lah yang paling menderita selama menjalani kehidupan rumah tangga. Untuk para remaja perempuan, ini yang harus kalian ingat, Juru bicara Women Net Kobe, Mihiro Yanagihara berkata "Jika orang tua kalian memberikan peraturan ketat dalam berpacaran, itu karena mereka mau yang terbaik untuk kalian. Tapi kalau pacar kalian yang memberikan peraturan ketat dalam berpacaran, itu artinya mereka mau yang terbaik hanya untuk mereka sendiri."

PENUTUP
SIMPULAN
Tradisi pacaran memiliki variasi dalam pelaksanaannya. Dimulai dari proses pendekatan, pengenalan pribadi, hingga akhirnya menjalani hubungan afeksi yang ekslusif. Pembedaan tradisi dalam pacaran, sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut oleh seseorang. Berdasarkan tradisi zaman kini, sebuah hubungan dikatakan pacaran jika telah menjalin hubungan cinta-kasih yang ditandai dengan adanya aktivitas-aktivitas seksual atau percumbuan.
Melihat perbedaan diatas, kita dapat mengambil contoh gaya berpacaran yang sesuai dengan kita. Gaya berpacaran yang berasal dari dua negara yang berbeda. Itu bisa kita sesuaikan dengan keadaan kita masing-masing.

SARAN
Pilihlah yang sesuai dengan kita, tanpa harus memikirkan darimana asal gaya berpacaran tersebut. Asal gaya pacaran tersebut dapat diterima pasangan kita. Misal saja kita nyaman dengan gaya pacaran betsu betsu (bayar sendiri-sendiri). Kita harus menyesuaikan hal itu dengan pasangan kita. Lebih baik lagi jika kita tidak memaksakan gaya pacaran tersebut terhadap pasangan kita.
 
DAFTAR PUSTAKA