Pengambilan
Raport Kenaikan kelas XI
Shall, 16 tahun kurang 1 hari, cewek berjilbab yang suju (super
judes kata Nanta), yang lagi galau karena pacarnya ga SMS 3 hari, dan cewek
pendiam yang sekarang jadi cerewet (kata Fidin). Hari ini waktu yang paling ia
tunggu. Pengambilan raport kenaikan kelasnya. Ia berharap semoga bisa masuk
jurusan ipa. Tapi Allah menghendaki lain. Ia harus menjalani kehidupan
remajanya di jurusan ips, jurusan yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya. Saat
itu ia sangat rapuh. Ia butuh orang untuk meyakinkannya akan kenyataan yang ia
dapatkan sekarang. Dhipra, sahabatnya di kelas X, cowok pendiam yang cool, yang
secara tidak langsung ia idolakan, dan cowok pertama yang melihatnya menangis
gara-gara 2 hal. Pertama, galau karena pacarnya ga SMS itu dan karena ia masuk
jurusan ips. Yah,, cowok cool itu yang melihat cewek suju ini menangis.
Sebenernya sih, ga boleh hukumnya. Namun apa daya, semua itu malah membuat si
cewek suju lebih tenang. Dhipra juga ngomong kalo ia nyuruh Shall nangis aja
sekarang. Shall bingung sama maksud Dhipra. Ternyata Dhipra ga pengen liat
Shall nangis di hari ultah Shall. Di situ Shall ga peduli sama lingkungan
sekitar. Ia hanya bisa menangis dan menangis. Malamnya, ia sudah sedikit tenang
dan bisa menerima semua ini. Namun Arhan, pacarnya, masih saja tidak
menghubunginya. Huh, dasar orang sibuk.
Ultah
Shall
Tepat
hari ini ia ulang tahun. 16 tahun sudah ia menikmati dunia ini. Shall masih
mikir, kenapa Arhan ga SMS dia? Emang dia salah apa coba? Shall cuma bisa
pasrah menerima semua ini. Hari ini ia ga boleh sedih. Ia pengen ga nangis di
hari ultahnya. Hari itu banyak sekali orang yang mengingat ultahnya. Ada
sekitar 15 SMS ucapan ultah dari teman-temannya. Namun tidak satupun dari
Arhan. Sabar, Shall, dia sibuk mungkin. Arhan hanya mengucapkan selamat ultah
lewat FB. Rasanya terlalu datar bagi Shall. Di hari itu juga, ia memutuskan
untuk menjadikan Arhan temannya, bukan lagi pacarnya. Sebuah keputusan besar
yang harus ia ambil, walaupun menyakitkan. Semua itu harus Shall ambil.
Daripada ia harus menahan sakit terus-terusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar