Maret 10, 2017

2k12 : 16th

Pengambilan Raport Kenaikan kelas XI

Shall, 16 tahun kurang 1 hari, cewek berjilbab yang suju (super judes kata Nanta), yang lagi galau karena pacarnya ga SMS 3 hari, dan cewek pendiam yang sekarang jadi cerewet (kata Fidin). Hari ini waktu yang paling ia tunggu. Pengambilan raport kenaikan kelasnya. Ia berharap semoga bisa masuk jurusan ipa. Tapi Allah menghendaki lain. Ia harus menjalani kehidupan remajanya di jurusan ips, jurusan yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya. Saat itu ia sangat rapuh. Ia butuh orang untuk meyakinkannya akan kenyataan yang ia dapatkan sekarang. Dhipra, sahabatnya di kelas X, cowok pendiam yang cool, yang secara tidak langsung ia idolakan, dan cowok pertama yang melihatnya menangis gara-gara 2 hal. Pertama, galau karena pacarnya ga SMS itu dan karena ia masuk jurusan ips. Yah,, cowok cool itu yang melihat cewek suju ini menangis. Sebenernya sih, ga boleh hukumnya. Namun apa daya, semua itu malah membuat si cewek suju lebih tenang. Dhipra juga ngomong kalo ia nyuruh Shall nangis aja sekarang. Shall bingung sama maksud Dhipra. Ternyata Dhipra ga pengen liat Shall nangis di hari ultah Shall. Di situ Shall ga peduli sama lingkungan sekitar. Ia hanya bisa menangis dan menangis. Malamnya, ia sudah sedikit tenang dan bisa menerima semua ini. Namun Arhan, pacarnya, masih saja tidak menghubunginya. Huh, dasar orang sibuk.


Ultah Shall


Tepat hari ini ia ulang tahun. 16 tahun sudah ia menikmati dunia ini. Shall masih mikir, kenapa Arhan ga SMS dia? Emang dia salah apa coba? Shall cuma bisa pasrah menerima semua ini. Hari ini ia ga boleh sedih. Ia pengen ga nangis di hari ultahnya. Hari itu banyak sekali orang yang mengingat ultahnya. Ada sekitar 15 SMS ucapan ultah dari teman-temannya. Namun tidak satupun dari Arhan. Sabar, Shall, dia sibuk mungkin. Arhan hanya mengucapkan selamat ultah lewat FB. Rasanya terlalu datar bagi Shall. Di hari itu juga, ia memutuskan untuk menjadikan Arhan temannya, bukan lagi pacarnya. Sebuah keputusan besar yang harus ia ambil, walaupun menyakitkan. Semua itu harus Shall ambil. Daripada ia harus menahan sakit terus-terusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar