Yap, udah lewat tanggal 23 Juni nih, dan Shall bakal
ceritain, apa aja sih yang terjadi di ultah Shall tahun ini. Oke, cerita
berawal dari ....
Ultah Shall mirip kayak tahun lalu. Pas puasa. Tapi bedanya, baru tahun ini Shall gak dirumah. Dia harus puas dengan ultah yang harus terjadi ketika dia UAS. Oke, ultah ke 20 dia lewati dengan sedikit kesedihan. Tahun ini, sama. Mas Pras jadi orang pertama yang ngucapin ultahnya. Walaupun selisih waktu Indo-Jepang itu 2 jam, dia tetep nyempetin buat ngucapin pukul 00.03 WIB. Terharu bahagia, pasti. Obrolan mereka berlanjut dan berakhir ketika mas Pras harus istirahat sebelum melanjutkan baito nya.
Tepat pukul 02.30 WIB, sesaat setelah Shall memejamkan mata, Rizky dan Agna, kedua sahabat Shall, masuk ke kamar dan memberikan kejutan kecil. Mereka memberikan kue dari martabak manis (kebiasaan kalau salah satu dari mereka ulang tahun). Shall make a wish dan meniup lilin pertama di ultahnya tahun ini. Spesialnya, ini tahun pertama mereka berdua merayakan ultah Shall.
Sore hari, Shall bersama teman-teman sekelas ngadain Bubar (buka bareng). Shall sebenarnya sedikit tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Sebelum menuju ke tempat Bubar, dia melihat salah seorang temannya membawa bungkusan yang isinya tart. Shall tahu hal itu, jelas. Tapi ia memilih pura-pura tidak tahu. Kejutan terjadi setelah semua anak selesai makan. Awalnya hanya ada lagu selamat ulang tahun. Lalu berlanjut dengan adanya tart dengan lilin angka 20. Sweet, tapi agak failed karena Shall sudah mengetahui sebelumnya. Make a wish, lalu tiup lilin. Potongan pertama Shall berikan kepada Atma, salah seorang teman sekelas sekaligus adik dari Mas Pras. Semua itu didasari karena ternyata kue tersebut pemberiannya dan Mas Pras.
Kejutan berlanjut dengan aksi gotong dan penceburan ke dalam kolam di dekat tempat tersebut. Shall ditarik dan digotong oleh beberapa temen cowoknya, lalu diceburkanlah dia ke kolam. Dangkal sih dangkal, tapi tetep aja namanya diceburin. Posisinya itu malam hari, dan Shall bener-bener kedinginan. Tapi okelah, sekali-sekali seumur hidup. So, big thanks gaess.
Sesampainya di kost, Shall mendapatkan sebuah panggilan dari Yosa, sahabatnya yang sekarang di Jakarta. Ia menyanyikan sebuah lagu melalui telepon dan memberikan do’a dan harapan yang berjibun kepada Shall. Tiba-tiba ia menanyakan sesuatu hal yang ganjil. Ternyata, ia mengirimkan sebuah kado kepada Shall, namun gara-gara kado tersebut belum juga datang di hari yang sudah ditentukan, dia memaki tidak jelas. Alhasil, kado yang diantar lewat jasa pengiriman baru sampai ke tangan Shall tanggal 28 Juni. Isi kadonya sungguh mengejutkan. Sebenarnya sebuah jam cantik, namun kalau boleh jujur, itu jam yang secara tidak langsung akan membuat si pemakai terjamin feminin. Gimana enggak, jam nya cewek banget, sedangkan Shall bukan orang yang seperti itu. Mungkin maksud dibalik jam tersebut adalah si Yosa ingin membuat sahabatnya “feminim” mendadak. Oke, big hug ya bro.
Kejutan tidak berhenti disitu. Keesokan hari, 24 Juni, pada malam harinya. Ia terpaksa harus “pasrah” ketika tahu beberapa teman UKM nya mengikatkan tali ke seluruh tubuhnya. Ia ditali pada bagian tangan dan kaki. Semuanya itu nyambung jadi satu dan dia tidak dapat bergerak untuk beberapa saat. Tak ketinggalan, ia juga dipakaikan helm, entah helm siapa, sampai mukanya tertutup. Dan tidak ketinggalan, ada salah seorang yang memfoto Shall dalam keadaan memalukan tersebut. Namun sayang, sesuai dugaan sebelumnya, Shall dapat meloloskan diri kurang dari 5 menit. Hahaha,, failed lagi??
Tapi ada hal bahagia selanjutnya. Ada 3 teman Shall yang dulunya teman satu SMA nya memberikan surprise yang berhasil. Mereka memberikan kue dari sushi. Unyu banget deh. Ada lilin angka 20 sama tulisan namanya di sushi tersebut. tapi selanjutnya, mereka memaksa Shall untuk membelikan es krim. Baiklah, mumpung Shall masih ulang tahun. So, sankyuu ciwi :3
Ada yang baru untuk tahun ini. Tahun kemaren kan cuman bareng Deli nih ultahnya, ternyata nemu satu lagi orang yang ultahnya bareng Shall. Vito, adek tingkat di UKM nya, cowok yang bisa banget baca karakter orang lewat tulisan tangan. Sial, gak jadi “MY DAY” (lagi) nih. Jadi, tahun depan, mereka bertiga akan merayakan ulang tahun bersama lagi dan akan seperti itu tiap tahunnya.
Selain Yosa, dia juga mendapatkan kado berupa pashmina
cantik dari Tiwi, sahabatnya yang kuliah di kampus sebelah. Dia memberikannya
di hari dimana mereka berdua telah kembali ke rumah. Awalnya, mereka ngabuburit
bersama, lalu buka bareng, dan berakhir ketika Tiwi mengantarkan Shall pulang.
Disana ia menerima kado tersebut. Pas dicoba, pashmina tersebut seketika
membuat muka Shall adem, menurut dia sih.
Oh ya, balik lagi ke Mas Pras. Shall baru inget, dia sempet ngasih tahu Shall untuk mempersiapkan diri membawa baju ganti saat bertemu teman-temannya. Ternyata benar, Shall akan diceburin ke kolam, dan dia seharusnya benar-benar membawa baju ganti.
Satu lagi, buat semua orang yang udah inget, udah ngucapin, sankyuu so much. Yang mau ngasih kue, ngasih kado, ngasih ucapan, masih boleh kok. Yuk yang belum ngasih, kapan nih??

(still) Single-birthday-girl,
Shall Ulkaain
Oh ya, balik lagi ke Mas Pras. Shall baru inget, dia sempet ngasih tahu Shall untuk mempersiapkan diri membawa baju ganti saat bertemu teman-temannya. Ternyata benar, Shall akan diceburin ke kolam, dan dia seharusnya benar-benar membawa baju ganti.
Satu lagi, buat semua orang yang udah inget, udah ngucapin, sankyuu so much. Yang mau ngasih kue, ngasih kado, ngasih ucapan, masih boleh kok. Yuk yang belum ngasih, kapan nih??

(still) Single-birthday-girl,
Shall Ulkaain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar