Maret 10, 2017

2k13 : 17th

Pengambilan Raport kenaikan kelas XII

Shall, masih sama seperti setahun yang lalu. Cewek suju berjilbab yang sekarang sudah menginjak usia 17 tahun kurang 2 hari. Bedanya, sekarang Shall sudah benar-benar move on dari Arhan. Dia telah menemukan pangeran yang selama ini ia cari. Dhipra, masih sama seperti setahun yang lalu. Cowok cool yang pendiam namun sekarang dia bukan hanya menjadi sahabat Shall, namun sudah menjadi pangeran Shall. Kini Dhipra lah yang menemani hari-hari Shall. Hari ini ia akan menerima raport kenaikan kelasnya. Hasil raport kali ini bisa dibilang sedikit mengecewakan, namun tak apa menurutnya. Ia masih mensyukuri hasil yang ia dapatkan tersebut. Seperti tahun kemarin, ia juga menangis kali ini. Bukan karena alasan yang sama untungnya. Di tahun ini, ia menangis karena salah satu teman dekatnya di kelas XI ada yang tidak naik kelas. Dan dia sangat terpukul mengetahui hal itu. Sinyo, cowok asli Bali yang sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, apalagi dengan orang-orang yang ia percaya. Dialah cowok yang Shall maksud. Orang yang selama ini sering duduk bersama Shall. Mereka berdua terkenal sebagai pasangan duet yang selalu mewarnai hari-hari teman sekelasnya dengan lantunan lagu yang mereka nyanyikan. Selain itu, mereka juga terkenal sering tidur di kelas. Shall sangat terpukul menerima semua itu. Namun ia tetap tabah menerimanya. Ia senang saat Sinyo masih mau menjadi temannya. Terima kasih, Nyo. Satu yang perlu kau ingat, akulah sahabatmu, batin Shall.

Ultah Shall

17 tahun ya?? Ternyata sama saja rasanya, batin Shall. Hari ini usianya menginjak angka 17. Usia dimana ia akan mendapatkan SIM dan KTP. Entah kenapa, sejak malam menjelang ulang tahunnya, ia merasakan kebahagiaan yang entah dari mana datangnya. Malam itu ia tidak bisa tidur. Dan ia baru tidur jam 2 pagi. Keesokan harinya, ia bangun jam 7 dan memulai kesibukannya sebagai panitia sebuah acara di sekolahnya. Seharian penuh ia ditemani Dhipra. Sore hari, ia mendapatkan kejutan dari sahabat-sahabatnya. Seketika ia menangis terharu ketika kue ulang tahun yang mereka berikan, ia tiup lilinnya. Banyak harapan yang ia panjatkan saat lilin belum ditiup. Seketika, kebahagiaan ulang tahun ke 17 nya lengkap sudah. Dan hari itu menjadi hari ulang tahun terindah dalam hidupnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar